Akhirnya… Setelah bertapa dan 3 hari 3 malam ga’ tidur, blog ini dibuat juga. Blog ini nantinya akan banyak berisi mengenai buku-buku baik novel ataupun komik yang aku baca, film yang baru aku tonton, lagu yang aku suka, dll.
Untuk posting pertama, 2 hari yang lalu aku baru selesai baca The Devil and Miss Prym by Paulo Coelho. Sebelum buku ini bukunya dia baru The Alchemist yang udah aku baca dan jujur aja, walaupun ceritanya sederhana tapi bagus dan meninggalkan kesan yang dalam.
Dalam The Devil and Miss Prym, Paulo Coelhoe menceritakan mengenai perdebatan antara baik dan jahat yang terdapat dalam diri manusia. Tokoh utama dalam novel ini adalah Chantal Prym, dan orang asing (hingga akhir cerita nama aslinya tidak diketahui dan tetap dipanggil sebagai orang asing atauCarlos, nama samarannya). Chantal adalah gadis desa yang berambisi ingin keluar dari desanya yang sedang berada di ambang kehancuran karena kaum mudanya yang pergi ke kota (sounds familliar huh…) sehingga meninggalkan dia sebagai satu- satunya orang muda di desa tersebut. Suatu hari desanya dikunjungi oleh orang asing, padahal saat itu bukanlah musim turis berdatangan. Orang asing tersebut menawarkan sebongkah emas pada Chantal dengan syarat Chantal harus membantunya untuk membuktikkan teorinya mengenai manusia, apakah manusia itu baik ataukah jahat. Apabila di desa tersebut dilaksanakan suatu pembunuhan, maka dia akan memberikkan sebatang emas tersebut untuk Chantal dan 10 batang emas lagi untuk penduduk desa yang dapat digunakan oleh penduduk desa untuk membangun kembali desa mereka.
Dalam cerita ini diceritakan secara detail mengenai pergulatan batin yang dialami oleh sisi baik dan sisi buruk dalam diri Chantal (dan mungkin manusia lainnya apabila dihadapkan pada situasi yang sama), sifat dasar manusia yang selalu mencari kambing hitam untuk dipersalahkan yang dicerminkan oleh reaksi penduduk desa saat mengetahui hal ini, keegoisan dan keserakahan manusia yang ditutup-tutupi oleh mulut manis beserta dengan pembenaran yang salah dll. Cerita ini pada kahirnya ditutup dengan ending yang cukup mengejutkan (menurut saya, entah dengan para pembaca lainnya) dan membuat saya berpikir bahwa ternyata apabila kita melihat jauh ke dalam diri kita, apa yang membedakan antara orang biasa dengan seorang kriminal sesungguhnya adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan sisi jahat dalam dirinya karena dalam diri setiap orang terdapat sisi baik dan sisi buruk seperti cahaya dengan bayangan yang mengikuti.
Menurut saya, setiap orang pasti menyadari saat dia telah melakukan suatu hal yang buruk, namun yang menjadi pertanyaan adalah mengapa dia tetap saja melanjutkan perbuatannya. Kalau teori saya sih (emangnya udah bikin penelitian yach sampai sudah ada teorinya??? ^_^) karena apabila dia batal melakukan hal tersebut maka dia akan mengakui secara gamblang bahwa dia telah melakukan sesuatu hal yang buruk, sedangkan manusia itu kan selalu ingin sempurna dan tidak pernah melakukan kesalahan. Sedangkan Paulo Coelho menjawab (ini menurut interpretasi aku loh…) bahwa karena saat manusia melakukan hal yang buruk itu karena dia ingin menyalahkan Tuhan akan sesuatu. Well, ini menurut aku loh…
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.